Posts

Perpanjangan SBUJK Kini Tidak Cukup Hanya ISO 37001! Data Alat Wajib Terdaftar di SIMPK

  Pentingnya ISO 37001 dan Pencatatan Alat Pada SIMPK untuk Perpanjangan SBUJK Banyak Badan Usaha Jasa Konstruksi (BUJK) beranggapan bahwa proses perpanjangan SBUJK hanya membutuhkan dokumen administrasi, SKK Konstruksi yang masih aktif, dan sertifikat ISO 37001 . Padahal, seiring dengan semakin ketatnya proses verifikasi oleh Lembaga Sertifikasi Badan Usaha (LSBU) , terdapat persyaratan lain yang tidak kalah penting, yaitu pendaftaran data peralatan konstruksi melalui Sistem Informasi Material dan Peralatan Konstruksi (SIMPK) . Tidak sedikit permohonan perpanjangan SBUJK yang tertunda karena data alat belum terdaftar atau belum diverifikasi dalam sistem. Oleh karena itu, setiap BUJK perlu memahami pentingnya SIMPK sebagai bagian dari pemenuhan persyaratan sertifikasi badan usaha. Apa Itu SIMPK? SIMPK (Sistem Informasi Material dan Peralatan Konstruksi) merupakan sistem informasi yang digunakan untuk mendata dan mengelola informasi mengenai material serta peralatan konstruksi y...

Belum Punya ISO 37001? Perpanjangan SBUJK Anda Bisa Terkendala, Simak Dasar Hukumnya!

ISO 37001 Menjadi Syarat Wajib Perpanjangan SBUJK Industri jasa konstruksi di Indonesia terus mengalami peningkatan standar tata kelola dan kepatuhan. Selain memiliki Sertifikat Badan Usaha Jasa Konstruksi (SBUJK) , kini banyak badan usaha mulai memperhatikan pentingnya penerapan ISO 37001 Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) . Banyak kontraktor bertanya: apakah ISO 37001 wajib untuk perpanjangan SBUJK ? Mengapa semakin banyak proses sertifikasi badan usaha yang meminta bukti penerapan sistem anti penyuapan? Dan apa dasar hukumnya? Artikel ini akan membahas secara lengkap hubungan ISO 37001 dengan perpanjangan SBUJK, manfaatnya bagi kontraktor, serta regulasi yang menjadi dasar penerapannya. Apa Itu ISO 37001? ISO 37001 adalah standar internasional yang mengatur Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP). Standar ini diterbitkan oleh International Organization for Standardization untuk membantu organisasi mencegah, mendeteksi, dan menangani praktik penyuapan. Dalam penerapannya, perusah...

Permen ESDM Nomor 5 Tahun 2021 merupakan dasar penyelenggaraan standar kegiatan usaha dan produk sektor ESDM, namun statusnya telah dicabut oleh Permen ESDM Nomor 7 Tahun 2026.

  Permen ESDM No. 5 Tahun 2021 Menjadi Dasar Hukum Pengajuan SKTTK dan SBUJPTL, Ini Penjelasan Lengkapnya! Industri ketenagalistrikan merupakan salah satu sektor strategis yang memiliki risiko tinggi sehingga setiap badan usaha maupun tenaga teknik wajib memenuhi standar kompetensi dan legalitas yang telah ditetapkan pemerintah. Salah satu regulasi yang selama bertahun-tahun menjadi acuan dalam proses sertifikasi adalah Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Permen ESDM) Nomor 5 Tahun 2021 tentang Standar Kegiatan Usaha dan Produk pada Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko Sektor Energi dan Sumber Daya Mineral . Regulasi ini menjadi dasar penting dalam proses penerbitan Sertifikat Kompetensi Tenaga Teknik Ketenagalistrikan (SKTTK) maupun Sertifikat Badan Usaha Jasa Penunjang Tenaga Listrik (SBUJPTL) . Melalui peraturan tersebut, pemerintah menetapkan standar kompetensi tenaga teknik, klasifikasi usaha, ruang lingkup pekerjaan, hingga persyaratan yang harus ...

PP No. 28 Tahun 2025 Resmi Gantikan PP No. 5 Tahun 2021, Ini Dampaknya bagi SBUJK dan OSS!

PP No. 28 Tahun 2025 Resmi Gantikan PP No. 5 Tahun 2021 Pemerintah kembali melakukan pembaruan regulasi mengenai penyelenggaraan perizinan berusaha di Indonesia. Melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 Tahun 2025 , pemerintah secara resmi mencabut PP Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko (Risk Based Approach/RBA) . Bagi pelaku usaha, khususnya Badan Usaha Jasa Konstruksi (BUJK) , perubahan ini menimbulkan berbagai pertanyaan. Apakah Nomor Induk Berusaha (NIB) masih berlaku? Apakah Sertifikat Badan Usaha Jasa Konstruksi (SBUJK) harus diperbarui? Apakah sistem OSS mengalami perubahan? Dan apa yang harus dilakukan kontraktor agar tetap memenuhi ketentuan yang berlaku? Jawabannya, tidak semua berubah , tetapi terdapat sejumlah penyempurnaan penting yang wajib dipahami oleh setiap pelaku usaha. Artikel ini akan membahas secara lengkap isi PP Nomor 28 Tahun 2025 serta dampaknya terhadap OSS , SBUJK , dan legalitas usaha jasa konstruksi. Apa Itu P...

SK Dirjen Bina Konstruksi Nomor 33 Tahun 2023 Resmi Berlaku! Kontraktor Wajib Tahu Aturan Baru Ini Sebelum Mengurus SKK Konstruksi

  SK Dirjen Bina Konstruksi Nomor 33 Tahun 2023 Dalam dunia jasa konstruksi, kompetensi tenaga kerja menjadi salah satu faktor utama yang menentukan kualitas pekerjaan dan keberhasilan suatu proyek. Oleh karena itu, pemerintah terus melakukan penyempurnaan regulasi agar sistem sertifikasi tenaga kerja konstruksi semakin terstandarisasi, transparan, dan sesuai dengan kebutuhan industri. Salah satu regulasi yang menjadi perhatian adalah S K Dirjen Bina Konstruksi Nomor 33 Tahun 2023 tentang Penetapan Jabatan Kerja pada Jenjang Kualifikasi dan Jenjang Okupasi Bidang Jasa Konstruksi . Bagi badan usaha maupun tenaga kerja konstruksi yang sedang mengurus SKK Konstruksi , memahami isi keputusan ini merupakan hal yang sangat penting. Pasalnya, regulasi ini menjadi dasar dalam menentukan jabatan kerja yang dapat disertifikasi sehingga berpengaruh langsung terhadap proses penerbitan Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK). Lalu, apa sebenarnya isi dari SK Dirjen Bina Konstruksi Nomor 33 Tahun 20...

Punya SBUJK Bisa Hemat Pajak Jutaan Rupiah? Banyak Kontraktor Baru Menyadarinya Setelah Terlambat!

  Pengertian SBUJK Banyak kontraktor menganggap SBUJK (Sertifikat Badan Usaha Jasa Konstruksi) hanya sebagai dokumen untuk mengikuti tender atau memenuhi persyaratan administrasi perusahaan. Padahal, ada manfaat lain yang sering luput dari perhatian, yaitu potensi penghematan pajak yang cukup besar . Faktanya, pemerintah memberikan perlakuan tarif PPh Final Jasa Konstruksi yang berbeda antara badan usaha yang memiliki SBUJK dan yang tidak memiliki SBUJK. Akibatnya, dua perusahaan yang mengerjakan proyek dengan nilai yang sama bisa membayar pajak dengan jumlah yang berbeda hanya karena salah satunya telah memiliki sertifikasi badan usaha. Tidak heran jika saat ini semakin banyak kontraktor yang mulai melengkapi legalitas usahanya melalui Jasa Pembuatan SBUJK agar tidak hanya bisa mengikuti tender, tetapi juga mendapatkan manfaat dari sisi perpajakan. Informasi lengkap mengenai pengurusan dapat dilihat pada: https://jasa-sertifikasi.com/sbujk/ Apa Hubungan SBUJK dengan Pajak? Hubu...

Apa Manfaat SKK Konstruksi Bagi Tenaga Ahli dan Badan Usaha?

  Apa Manfaat Bagi Tenaga Ahli atau Badan Usaha yang Memiliki SKK Konstruksi? Ternyata Bukan Sekadar Syarat Administrasi! Pengertian SKK Konstruksi SKK Konstruksi (Sertifikat Kompetensi Kerja Konstruksi) merupakan sertifikat resmi yang diterbitkan sebagai bukti bahwa tenaga kerja konstruksi memiliki kompetensi, keterampilan, pengetahuan, dan kemampuan sesuai bidang pekerjaan yang dikuasainya. Saat ini SKK menjadi salah satu dokumen penting dalam dunia jasa konstruksi. Tidak hanya dibutuhkan oleh tenaga ahli dan tenaga terampil, SKK juga menjadi syarat utama bagi badan usaha yang ingin mengurus SBUJK (Sertifikat Badan Usaha Jasa Konstruksi) . Sayangnya masih banyak yang menganggap SKK hanya sebagai formalitas administrasi. Padahal manfaat yang diperoleh jauh lebih besar, baik bagi individu maupun perusahaan. Mengapa SKK Konstruksi Menjadi Semakin Penting? Pemerintah terus meningkatkan standar kompetensi tenaga kerja konstruksi di Indonesia. Melalui berbagai regulasi yang berlaku, s...